PROFIL

 

PENJELASAN

Pesantren Tahfizh 30 Juz Maktab Hamasah Bandung adalah pesantren yang mengedepankan sistem pembelajaran yang menempatkan pelajaran adab sebelum menghafal Al Quran. Dimana para santri di maktab tahfizh Hamasah berasal dari usia 10 tahun sampai 18 tahun dengan berbagai variasi background bacaan dan hafalan Al Qur’an.

Setiap santri yang datang ke Pesantren Tahfizh 30 Juz Maktab Hamasah akan kembali berawal dari hafalan pertama. Untuk penyeragaman bacaan dan kesempurnaan hafalan yang bersumber dari bacaan guru-guru di Maktab Tahfizh Hamasah.

 

 

PENDIRIAN PESANTREN TAHFIZH 30 JUZ MAKTAB TAHFIZH HAMASAH

 

Pesantren 30 Juz Maktab Hamasah ini berada di bawah naungan Yayasan Hamasah yang sudah berdiri dari tahun 2014. Dengan pendiri Yayasan adalah Al Ustadz Jaenal Arifin yang hampir 5 tahun sangat konsen dengan konsep pembelajaran Al Qur’an. Beliau adalah The First People Inventor of Al Quran Number Formula orang yang menerapkan dan berhasil menggunakan metode menghafal Al Quran dengan menggunakan rumus jari Ayat dimana hafalan Quran yang dikembangkan  adalah dengan menggabungkan nomor ayat, rumus ayat, dan visualisasi.

Yayasan Hamasah yang juga merupakan penyelenggara Karantina Tahfizh Nasional www.30harihafalquran.com yang terus berkembang menjadi sebuah pesantren, kini terwujud menjadi sebuah wadah khusus yang dikenal di seleuruh dunia dengan nama Maktab Tahfizh Hamasah.

Motivasi pendirian Pesantren Tahfizh Hamasah ini adalah karena semakin banyaknya minat masyarakat muslim untuk menghafal Al Qur’an namun sedikitnya daya tampung pesantren Qur’an yang fokus tahfizh . Oleh karena itu Maktab Hamasah maju berperan mengembangkan dan menyediakan tempat untuk para calon penghafal Quran belajar sistematis disini. Dimana hafalan yang diharapkan adalah bukan hafalan yang hanya sekedar hafal. Melainkan hafalan Quran yang paripurna, yang mutqin disertai adab yang baik sesuai dengan Al Quran itu sendiri dan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.


LOKASI PESANTREN TAHFIZH 30 JUZ MAKTAB TAHFIZH HAMASAH

Maktab Hamasah 2 (Pesantren Tahfizh)
Jalan Asalia No. 31 Komplek Gria Prima Asri, Malakasari, Baleendah, Bandung, West Java 40375

 

PESANTREN 30 JUZ MAKTAB TAHFIZH HAMASAH

 

Maktab tahfizh hamasah merupakan program pengembangan pesantren 30 juz yang dikelola oleh yayasan desa wisata Quran Hamasah sebagai aplikasi para peserta karantina tahfizh yang pernah mengikuti karantina. Di hamasah menyediakan program mutqin untuk hafalan Quran 30 juz. Tahfizh Hamasah berdiri pada tanggal 12 Juni 2017, kemudian telah meluluskan agkatan pertama santri ikhwan dan akhwat sebanyak 12 orang. Pada tahun 2018, telah dibuka penerimaan santri baru maktab tahfizh Hamasah dengan angkatan ke 2 berjumlah 60 santri. Pesanten tahfiz 30 Juz Bandung memiliki visi yaitu:

“Mencetak para hafizh Quran yang beakhlakul karimah sesuai dengan tuntunan Quran dan sunnah nabi SAW, dimana iman merupakan pelajaran pertama sebelum mempelajari adab, dan adab merupakan pelajaran yang utama sebelum belajar quran”.

Misi dari program pesantren 30 juz maktab Hamasah Bandung yaitu yang pertama, menjadikan tilawah sebagai iklim kebiasaan bagi para penghafal Quran.  Yang kedua, menjadikan bacaan yang tartil sebagai modal utama bagi para penghafal Quran dan menjadikan adab dan akhlak sebagai modal utama untuk menjadi hafizh Quran yang mutqin dan memiliki akhlak  yang baik, dan menjadikan suasana kedisiplinan penghafal Quran sebagai landasan utama dalam berinteraksi dengan Al Quran.

 

GAMBARAN FASILITAS MAKTAB HAMASAH

Untuk pesantren tahfizh 30 juz Hamasah bandung terdiri dari maktab-maktab yang sengaja ditempatkan di rumah-rumah yang kapasitas santrinya maksimal 9 orang.


Para santri yang ditempatkan di maktab-maktab akan dibimbing oleh para ustadz/ ustadzah yang bacaan dan hafalannya telah teruji  untuk bisa mengajarkan kepada santrinya. Para ustadz dan ustadzah   membimbing para santri full 24 jam yang terdiri dari 2 ship pengajaran yaitu ship siang dan malam. Para santri yang ada di maktab Hamasah tidak hanya sekedar menghafal mandiri, tetapi para santri juga harus melalui proses talaqqi untuk menyamakan sanad bacaan yang sesuai dengan yang diajarkan oleh gurunya, sesuai dengan kesamaan bacaan guru-guru yang ada di maktab Hamasah, sehingga hafalan yang dihasilkan adalah hafalan yang bersumber dari bacaan guru-gurunya bukan hanya sekedar mengandalkan hafalan madiri saja.

 

SIETEM PEMBELAJARAN DI MAKTAB HAMASAH.

Untuk setiap santri yang ditempatkan di maktab Hamasah, setiap harinya akan diberikan penilaian oleh para ustadz/ ustadzah  yaitu penilaian sabak dan sabki yaitu hafalan yang sudah dihafalkan sebelumnya harus disetorkan kembali sebanyak 5 halaman dan hafalan baru yang sudah dihafalkan setelahnya harus disetorkan juga bersama 5 halaman yang tadi.  Setiap harinya target ziyadah santri adalah 3 halaman. Setiap 10 hari akan diadakan tes sekali duduk sebanyak 3 juz.  Ada berbagai macam fasilitas yang kami sediakan seperti laundry, makanan,  dan kegiatan ekstra kurikuler santri maktab tahfiz Hamasah seperti memanah, berkuda dan berenang. Selain itu, ada juga penggunaan bahasa arab sehari-hari yang harus diterapkan oleh para ustadz/ ustadzahnya di setiap maktabnya masing-masing. Penggunan bahasa arab ini sengaja diberlakukan agar para santri terbiasa setelah mereka keluar dari maktab ini.

Sistem pembelajaran di maktab hamasah menerapkan sistem kelas atau sistem tingkatan. Tingkatan kelas di maktab hamasah di sepuluh bulan inti, terbagi menjadi lima tingkatan atau disebut juga lima mustawa. Berarti satu mustawa bertempo dua bulan. Setiap mustawa terdiri atas 6 juz. Satu mustawa terdiri atas 2 itqon. Jadi, satu itqon terdiri atas 3 juz. Setiap akhir bulan, santri akan dites satu itqon satu kali duduk .


Berarti, santri harus setoran 3 juz dalam satu kali duduk. Jika lolos, maka akan naik ke itqon selanjutnya. Jika tidak lolos, maka tetap di itqon pertama. Ketika tes selanjutnya, santri yang tidak lolos tetap menyetorkan hafalan itqon pertama.